Pengaruh Iptek Terhadap Lingkungan

Welcome to My Green Blog, Disini saya akan menjelaskan Tentang pengaruh iptek terhadap lingkungan. Blog Siswa SMP Negeri 5 Magelang

Kamis, 01 Maret 2012

Kompor Surya dan Cara pembuatannya

Kebutuhan kita terhadap energi semakin bertambah, dan salah satu energi yang paling banyak kita manfaatkan adalah bahan bakar fosil. Namun yang menjadi masalah adalah selain kurang bersahabat dengan ozon, bahan bakar fosil juga tidak dapat diperbaharui (perlu waktu yang lama untuk mendapatkannya kembali). Selain itu situasi harga minyak dunia yang tinggi telah lama berimbas di Indonesia.
 Kini pemerintah sudah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) No 10 tahun 2005 tentang Penghematan Energi. Karena mulai sekarang, kita harus mulai menghemat energi dalam bentuk apapun. Termasuk penggunaan didalam rumah. Dalam hal ini, saya akan memberikan sedikit informasi tentang satu teknologi yang paling praktis yaitu Kompor Surya. Saya dan teman-teman (waktu SMA) membuat penelitian tentang Kompor Surya. Selain bersahabat dengan lingkungan, kompor ini hemat energi karena energi yang dipakai dari energi surya yang dapat kita temui di mana saja dan “Gratis”. Melalui hal ini Kompor Surya memberikan suatu kontribusi baru terhadap solusi penyelamatan lingkungan. Jika ditinjau kembali, pemakaian energi yang berlebihan akan mengakibatkan dampak yang buruk, yakni memberikan pengaruh efek rumah kaca. Karena menghasilkan CO2 yang berlebihan. Sedangkan Kompor surya hemat energi tidak menggunakan bahan bakar. Otomatis penggunaan kompor surya tersebut tidak memberikan pengaruh efek rumah kaca. Secara singkat dapat dikatakan kompor surya selain hemat energy, tetapi juga hemat biaya.
Sedangkan kompor minyak sendiri membutuhkan bahan bakar minyak untuk melakukan kinerjanya. Hal itu berarti, setiap proses pembakaran dilakukan, dihasilkan CO2. Yang berarti semakin banyak pembakaran yang dilakukan, maka semakin banyak pula CO2 yang dihasilkan, dan tentunya memberikan pengaruh yang buruk (efek rumah kaca). Kompor surya, memiliki kinerja yang jauh berbeda. Hal ini disebabkan, karena pada dasarnya kompor ini tidak menggunakan bahan bakar minyak melainkan menggunakan bantuan cahaya matahari. Hal ini dapat dilihat dapat dilihat dari prinsip kerjanya yang relevan. Kompor Surya mampu, menahan panas hingga 150 derajat celcius, tanpa meleleh atau menghasilkan gas. Hal ini berarti, tidak sepanas kompor konvensional namun dapat memanaskan panas dalam waktu yang lebih lama.
Hemat kan? Tentunya hemat uang, tenaga, energi, dan tidak akan merugikan. Ada yang mau coba?

                              Video Pembuatan Kompor Surya

0 komentar:

Posting Komentar